Grab Deklarasikan Ekonomi Kreatif

Grab Deklarasikan Dukung Bekraf untuk Perkembangan Ekonomi Kreatif

Grab Deklarasikan Ekonomi Kreatif Grab, salah satu mobile platform 020 yang terkemuka di Asia Tenggara,

mendukung penuh adanya penyelenggaraan WCCE (World Conference on Creative Economy) yang tengah digelar Badan

Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada tanggal 6-8 November 2018 di Bali. Dukungan itu bagian dari kerja sama antara togel sydney Bekraf dan

Grab guna mengembangkan ekonomi kreatif Indonesia yang mana sejalan dengan master plan tahun 2020 ‘Grab 4 Indonesia.’

Grab dan Bekraf Punya Misi Sejalan Deklarasikan Ekonomi Kreatif

“Sejak tahun lalu kami sudah menciptakan ratusan lapangan pekerjaan pada bidang teknologi dan juga memberdayakan

lebih dari 5 juta pengusaha mikro yang ada di Indonesia. salah satunya adalah lewat akuisisi Kudo. Penandatanganan kerja

sama strategis hari ini pasalnya merupakan langkah jangka panjang untuk bisa mewujudkan komitmen Grab dalam upaya

mendukung Indonesia jadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara di tahun 2020,” kata Ridzki Kramadibrata,

Managing Director Grab Indonesia dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (7/11).

Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Grab dan juga Bekraf disaksikan juga oleh Ricky Joseph Pesik, Wakil

Kepala Bekraf. Penandatanganan ini juga dilakukan oleh Managing Director dari Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata dan

juga Deputi Hubungan Antarlembaga dan Wilayah Bekraf, yaitu Endah Wahyu Sulistianti.

“Kami mempunyai program Grab Ventures yang mana sejalan dengan misi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan juga Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf),” ungkapnya.

Kerja sama ini pasalnya juga sejalan dengan misi yang dimiliki oleh Bekraf untuk bisa membangun Indonesia menjadi salah

satu kekuatan dari ekonomi dunia dalam bidang ekonomi kreatif di tahun 2030 mendatang. Salah satu upayanya adalah

dengan menyatukan seluruh aset dan juga potensi kreatif Indonesia guna mencapai ekonomi kreatif yang sangat mandiri.

Sebagai salah satu mitra utama dari WCCE, dukungan Grab ini diharapkan bisa menyukseskan konferensi internasional

untuk bidang industri kreatif yang pertama ada di dunia. Rencananya WCCE bakal melibatkan sebanyak 15.000 peserta

yang berasal dari berbagai macam latar belakang termasuk dari pemerintahan, korporasi, wirausaha, dan juga aktivis. Tidak lupa, ada juga dari pelaku industri kreatif yang lainnya.

Acara ini fokus kepada pembahasan dampak sosial ekonomi kreatif, regulasi hak-hak industri kreatif, dan juga langkah untuk membawa ekosistem kreatif ekonomi ini ke tahap yang lebih lanjut lagi.

Ingin Wujudkan Indonesia Sebagai Negara Industri Kreatif Grab Deklarasikan Ekonomi Kreatif

“Dukungan Grab dalam penyelenggaraan WCCE (World Conference on Creative Economy) di Bali ini adalah sebuah

permulaan dari kolaborasi kami dengan Bekraf. Kami tentu saja berkomitmen dan juga bakal berkolaborasi lebih lanjut

dengan Bekraf untuk bisa mewujudkan Indonesia sebagai negara digital ekonomi paling besar di Asia Tenggara pada tahun 2020,” kata Ridzki lagi.

Sementara itu, Triawan Munaf, Kepala Bekraf, mengatakan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang ada di dunia

dengan kinerja ekonomi paling hebat. Iklim yang sangat positif ini tentu saja menjadi momen yang sangat tepat untuk

pemerintah untuk bisa mengkokohkan pondasi perekonomian khususnya di sektor riil, dan salah satunya adalah ekonomi kreatif.

“Bekraf menyambut dengan baik dukungan dari Grab Indonesia untuk penyelenggaraan WCCE 2018, yang mempunyai visi

dan misi yang sama dalam hal mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia ini. kontribusi Ekonomi Kreatif pada

Pendapatan Domestik Bruto (PDB) 2018 diharapkan mencapai lebih dari Rp. 1.000 triliun. Lewat kolaborasi ini, kami sangat optimis ekonomi kreatif di Indonesia tumbuh makin pesat,” tutup Triawan.