Himalaya Terlihat dari India Saat Lockdown: Polusi Berkurang!

Penguncian wilayah atau dikenal dengan lockdown selama terjadinya pandemi virus corona di India ini ternyata memeperlihatkan dampak baik. Pasalnya tingkat polusi menurun sehingga langit terlihat lebih cerah. Tak hanya itu, masyarakat pun dapat melihat pegunungan Himalaya dari kejauhan.

Pegunungan Himalaya Terlihat Jelas

Melansir dari CNN Indonesia pada hari Jumat (10/4) pegunungan yang terletak di Tibet ini bisa terlihat dari jarak lebih dari 160 kilometer. Keindahan pegunungan ini kemudian diabadikan oleh para penduduk di kota Jalandhar dan juga daerah sekitarnya untuk kemudian dibagikan di media sosial. Beberapa dari mereka bahkan mengatakan bahwa belum pernah dalam seumur hidupnya melihat puncak Himalaya. Bisa dikatakan selama beberapa dasawarsa ini, Puncak Himalaya terlihat sangat jelas baru sekarang ini.

“Untuk pertama kalinya, dalam hampir 30 tahun (saya) bisa dengan jelas melihat Himalaya karena lockdown di India yang membersihkan polusi udara. Sangat menakjubkan,” begitu lah tulis Manjit Kang.

Fenomena ini dimungkinkan karena peningkatan kualitas udara dalam beberapa pekan terakhir ini setelah beberapa sector industry tutup dan juga minimnya kendaraan bermotor yang beroperasi. Tak Cuma itu, juga karena bertambahnya dengan signifikan maskapai penerbangan yang dibatalkan sebagai langkah pencegahan terhadap lebih meluasnya penyebaran virus corona ini.

Dewan Pusat Pengawas Polusi India pasalnya menemukan bahwa di Delhi, tingkat polusi udaranya togel online terpercaya berhasil turun kira-kira 44% pada hari pertama pembatasan kegiatan yang berlaku di sana. Laporan tersebut juga mengatakan bahwasanya jika ditotal secara keseluruhan, ada 85 kota yang ada di seluruh india yang melihat lebih sedikit polusi udara di pekan pertama lockdown nasional diberlakukan.

Sedangkan kualitas udara di Jalandhar (terletak lebih dari 160 kilometer dari Himalaya), telah diukur dalam level “baik” di indeks nasional negara tersebut selama 16 dan juga 17 hari sejak lockdown nasional diumukan. Dan menurut data yang dikumpulkan oleh IQAir AirVisual 2019 World Air Report, dilansir dari CNN Indonesia, tingkat polusi di 21 dari 30 wilayah di perkotaan di India adalah yang terburuk di dunia. Bahkan ada 6 kota di antaranya yang berada di peringkat sepuluh teratas.

India Telah Terapkan Lockdown Lebih dari Dua Pekan

India sendiri telah menerapkan lockdown lebih dari 2 pekan. Dan Perdana Menteri Narendra Modi telah memerintahkan larangan total untuk keluar dari rumah. Cuma layanan penting saja yang masih diperbolehkan beroperasi, termasuk listrik, air, layanan kesehatan dan juga pemadam kebakaran. Tak Cuma itu, semua toko bahan makanan dan layanan kota juga masih dibuka. Untuk industry yang ditutup adalah semua toko perusahaan komersial, bengkel, pabrik, pasar, kantor, dan juga tempat ibadah lainnya.

Bus dan transportasi antar kota juga sudah ditangguhkan. Awal April lalu, lockdown di India ini sempat membuat para perantau getir. Sejak lockdown diterapkan tanggal 23 Maret 2020 lalu, dampak luas pada penduduk terutama mereka dari kalangan pekerja harian dan juga masyarakat miskin terdampak.

Sejak itu, ratusan ribu warga yang terpaksa menganggur karena tempat di mana mereka mencari nafkah harus tutup juga untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Kemudian mereka memutuskan kembali ke desa asalnya. Beberapa masyarakat bahkan memutuskan untuk berjalan saja ratusan mil dengan sedikit uang dan makanan. Pemerintah India sekarang masih berjuang memikirkan cara untuk membantu jutaan warga India yang kehilangan pekerjaan dan memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya karena keputusan itu.